Desa Jangglengan sudah merintis program digitalisasi desa sejak tahun 2019 dan mulai dimasifkan pada tahun 2021 di masa pandemi Covid-19. Program digitalisasi desa di Desa Jangglengan juga dimulai sejak adanya pembangunan serta pemindahan balai desa baru pada tahun 2018-2019. Adapun hasil bentuk digitalisasi Desa Jangglengan yang sudah dapat dilihat yakni pembuatan blogspot, web, sosial media dan monografi digital.

Dilatarbelakangi oleh motto “data itu mahal, tapi lebih mahal membangun tanpa data”, memberikan suatu dorongan yang besar bagi desa untuk memberikan inovasi terbaru bagi Desa Jangglengan. Data yang dimaksud dalam moto tersebut adalah data desa yang digunakan sebagai acuan dalam membuat kebijakan, keputusan, dan aturan desa. Untuk website merupakan usaha untuk transparansi data desa agar bisa diakses oleh masyrakat umum.

Monografi, sosial media dan online video conference untuk sarasehan dimanfaatkan oleh pihak perangkat desa untuk membangun komunikasi masyrakat desa, baik yang berada di desa maupun yang sedang merantau agar mengetahui kabar informasi dari desa. Sebagai contoh, banyaknya masyarakat perantau yang menggunakan hasil digitalisasi untuk bernostalgia dan mengetahui keadaan desa terkini.

Berkat digitalisasi yang dilakukan oleh pemerintah desa, Desa Jangglengan masuk ke dalam web indonesiansmartcity.com. Selain itu mendapatkan penghargaan Top of The Year 2021 dari Jawa Pos sebagai desa berdaya saing menuju desa digital.

Untuk meningkatkan sarana prasarana yang telah tersedia, dari perangkat desa memiliki rencana akan meningkatkan bandwith wifi 20 MBPs menjadi 200 MBPs. Harapan ke depan,  jaringan internet yang terpusat dari balai desa akan disalurkan ke tiap dusun sebagai wifi gratis agar masyarakat menjadi lebih up-to-date dalam mendapatkan informasi dari desa. Selain itu akan diadakan pelatihan reseller produk kosmetik lokal secara online kepada pemuda-pemudi  Desa Jangglengan. Tujuannya dengan kemudahan dalam mengakses internet, dapat mengembangkan hasil produk Desa Jangglengan dan memasarkannya secara masif lewat berbagai e-commerce.

Oleh: Ardhian Nur Junitama