Desa yang terletak di balik Bendungan Colo ini mempunyai beberapa warisan budaya yang masih terus dipertahankan. Salah satunya adalah seni karawitan yang masih selalu di pentaskan ketika ada acara yang digelar di Pendopo Desa Jangglengan. Kebudayaan lain seperti keroncong kontemporer juga masih terus dilestarikan, seperti saat diadakannya acara sabtu kliwon, musik keroncong kontemporer dan karawitan selalu mengiringi jalannya acara tersebut.

Acara sabtu kliwonan dihadiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari masyarakat umum dan lembaga desa yang wajib hadir di acara tersebut. Semua elemen yang ada duduk di Pendopo Kelurahan menggunakan baju bermotif yang sama yaitu batik lurik, sehingga semua elemen menjadi satu tanpa ada beda.

 

Sabtu kliwon adalah salah satu acara yang dipelopori oleh bapak Kepala Desa yaitu Bapak Sutoyo yang diadakan setiap hari sabtu kliwon. Acara tersebut diadakan bertujuan untuk mempertahankan kebudayaan yang ada sekaligus mempererat tali silahturahim. Selain mengundang masyarakat desa yang menetap di desa tersebut, pun juga mengundang warga jangglengan yang ada di perantauan untuk bergabung dalam acara tersebut secara online melalui video conference.

(Dok. Penulis)

Transormasi digital menjadikan desa jangglengan memanfaatkan situasi tersebut untuk berinovasi dalam suatu forum. Banyak warga yang dalam perantauan merasa terbantu dengan adanya sarasehan secara online tersebut. Mereka bisa ikut bertukar pikiran atau berdiskusi dengan warga desa lain meskipun terpisahkan jarak dan tempat. Digitalisasi yang ada, memudahkan akses warga lain yang belum bisa berkumpul di satu tempat, sehingga mereka masih bisa ikut bercengkerama dengan warga desa yang ada.

Acara yang rutin diadakan setiap sabtu kliwon ini selalu mengangkat tema yang berbeda setiap pertemuannya, isi pembahasan selalu menyesuaikan tema yang diangkat, tema yang diangkat sendiri disesuaikan dengan dinas terkait yang diundang. Ada beberapa dinas terkait yang pernah mengikuti kegiatan sarasehan tersebut yaitu Dinas Kearsipan, Dinas kominfo, PMD, Dinas Pertanian, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, lalu untuk kedepannya ada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendidikan yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

(Dok. Penulis)

Selain seni karawitan dan seni keroncong kontemporer ada juga seni geguritan yang masih sering ditampilkan untuk menjadi penggunggah semangat peserta sarasehan yang ada. Perangkat desa Jangglengan khususnya Bapak Sutoyo mengusahakan sebisa mungkin melestarikan kebudayaan yang ada dengan mengkombinasikan dengan teknologi digital yang terus berkembang hingga saat ini.

Ditulis oleh : Jenya Cahya Paramitha